Ujian tengah semester ganjil 2020/2021
Kampus milenial itbi
Nama : junita simanjuntak
Kelas : Pagi
Jurusan :
Akuntansi
1. Sejarah Gereja
SEJARAH GEREJA KATOLIK
SANTO MARTINUS PANGULAHAN RIHIT
Gereja Santo Martinus Pangulahan Rihit adalah salah satunya Gereja yang ada di Desa Hutaginjang dan salah satu Gereja Tingkat A (Atas) Di Paroki Santo Fransiskus Asisi Pangaribuan, Keuskupan Sibolga.
Nama Gereja Santo Martinus Pangulahan Rihit Didirikan Pada Tahun 1932. Suku Umat Gereja Katolik Santo Martinus Pangulahan Rihit adalah Suku Batak. Namun Pada Tahun 1932, para Umat belum memiliki tempat untuk Beribadah (Gereja) dan mereka masih beribadah masih dirumah Umat (Ruas) yang tiap hari minggu-nya bersaling seling kerumah umat a, b dan seterusnya.
Pada sekitar tahun 1940, Gereja dibangun pertama kalinya dengan berdingding ayuman bambu, dan berlantai tanah. Dan tahun ke tahun berikutnya, Gereja Katolik Santo Martinus Pangulahan Rihit semakin bangkit dan t’lah memiliki ruas yang cukup banyak, dan saat ini Gereja Katolik telah berdingding beton dan berlantai keramik.
Imam (yang sering disebut vorhanger) yang pernah bertugas di Gereja Katolik Santo Martinus Pangulahan Rihit adalah yakni ;
1) Vorhanger 01
Nama : Op. Larius Simatupang
2) Vorhanger 02
Nama : Kapitan (Cina)
3) Vorhanger 03
Nama : Londo Simatupang
4) Vorhanger 04
Nama : Karisman Simanjuntak
5) Vorhanger 05
Nama : Manampong Sihite
6) Vorhanger 06
Nama : Apk. Sihombing
7) Vorhanger 07
Nama : Tamin Purba
8) Vorhanger 08
Nama : Rellus Simatupang
9) Vorhanger 09
Nama : Kriston Panjaitan
10) Vorhanger 10
Nama : Albinus Simamora
11) Vorhanger 11 (Sekarang)
Nama : Maslan Simanjuntak
2. GEREJA KATOLIK
Gereja Katolik adalah gereja yang benar, yang didirikan oleh Yesus Kristus, yang para anggotanya saling dipersatukan dalam ikatan persekutuan Rohani: setia kepada Paus serta para Uskup yang bersatu dengannya,satu dalam Iman dan Kepercayaan, satu dalam Perayaan Ibadat. Gereja merupakan misteri, Sakramen Keselamatan dan Umat Allah yang dalam perjalanan ziarah bersama menuju Kehidupan Kekal.
Pemahaman tentang Gereja juga bisa dilihat dalam arti Rohani dan Arti Fisik. Berdasarkan tersebut, maka gereja adalah :
Arti Rohani
Umat Yang Dipanggil Tuhan
Persekutuan semua orang diseluruh dunia yang percaya AKAN Yesus Kristus itu Putera Allah Dan satu satunya penyelamat kita.
Himpunan didalamnya terdapat Umat Allah, Tubuh Kristus Dan Bait Roh Kudus (Bdk 1 Kor 10:32, 11:17-22, 15:9).
Himpunan orang orang yang digerakan untuk berkumpul oleh Firman Allah, yakni berhimpun bersama untuk membentuk Umat Allah dan yang diberi santapan dengan Tubuh Kristus Menjadi Tubuh Kristus.
Arti Fisik
Bangunan Tempat Ibadah Persekutuan Umat Yang Beriman Kepada Kristus.
Bagi Paulus, Gereja adalah jemaat setempat namun juga mempunyai arti universal. Karena itu, didalam jemaat setempat terwujudlah gereja allah. Dalam pemahaman Gereja Paulus, orang tidak pergi ke gereja untuk beribadah. Perayaan bersama adalah gereja, oleh karena perayaan itu tidak lain dari dari pada “berkumpul sebagai jemaat “ orang tidak berkumpul untuk beribadah atau untuk taurat. Hidup jemaat dalam kondisi persaudaraan yang bertujuan untuk komunikasi iman, saling meneguhkan dan menguatkan iman.
Dalam Gereja Katolik, Terdapat 7 Sakramen Yaitu :
I. Sakramen Pembabtisan
II. Sakramen Ekaristi
III. Sakramen Krisma ( Penguatan)
IV. Sakramen Tobat ( Pengakuan Dosa)
V. Sakramen Pernikahan
VI. Sakramen Imamat
VII. Sakramen Urapan Orang Sakit
3. Dengan pemahaman yang saya ketahui tentang Ibadah dalam Agama Katolik adalah Ibadah dipandang sebagai pertemuan antara Allah dan Manusia, sebagai ungkapan ketakwaan dan saling mengkukuhkan dalam Iman.
Namun menurut Kepercayaan dan Iman Umat Kristiani Ibadah adalah segala aktivitas, perbuatan, perkataan dan pikiran yang ditunjukkan demi kemulian nama Yesus Kristus dan dapat mengusir iblis.
Maka terdapat simbol simbol dalam Ibadah Katolik :
a) Tanda Salib; dibuat ketika:
i. Memasuki gereja sambil menandai diri dengan air suci tanda peringatan pembabtisan yang telah kita terima.
ii. Mengawali dan mengakhiri Perayaan Ibadah
iii. Memulai bacaan Injil dengan membuat tanda salib pada dahi,mulut dan dada.
iv. Menerima berkat mengutusan pada bagian penutup.
b) Perarakan
c) Berjalan
d) Berdiri
e) Duduk
f) Membungkuk
g) Berlutut
Berlutut merupakan sikap doa yang mengungkapkan kerendahan hati seseorang yang ingin memohon kepada Tuhan atau bersembah sujud Kepada-Nya.
h) Mengangkat tangan
i) Mengatupkan tangan
j) Tiarap / menelungkup
k) Memerciki
l) Mendupai
m) Bersalaman
n) Memberkati
4. Dalam konteks berbangsa, peran dan tanggung jawab Pemuda kristen sangat besar. Pemuda Kristen harus berani menempatkan dirinya di garda terdepan dalam mewujudkan kedamaian, kesejahteraan, keadilan, kebenaran, keutuhan ciptaan, dan demokrasi di Indonesia yang berdasarkan kasih. Dengan kata lain, Pemuda Kristen harus menjadi pelopor terwujudnya “Syalom Allah” dimuka bumi ini. Hal ini akan menunjukkan bagaimana Pemuda Kristen merelevasikan imannya di tengah tengah kehidupan dunia.
Oleh karena itu, konsep persekutuan dan nasionalisme merupakan dua hal yang saling berkaitan, dan dua hal tersebut sepatutnya dimiliki oleh pribadi pribadi Pemuda Kristen.
Untuk mengimplementasikan Iman Kristen ditengah tengah kehidupan bangsa indonesia, pemuda Kristen dituntut untuk meningkatkan ketekunan dalam kejujuran, mengasah setiap potensi yang dimiliki, dan menyalurkan kreativitas yang mengarah kepembangunan bangsa Indonesia. Dalam mengimplementasikan Iman Kristen di tengah tengah kehidupan bangsa, Pemuda Kristen juga dituntut mempunyai idealisme yang tinggi, semangat juang yang kukuh, dan tidak larut dalam alam berpikir yang pragmatis sehingga menjadi acuh tidak acuh, masa bodoh, sinis da akhirnya frustasi. Oleh karena itu, seyogianya, setiap pemuda kristen semakin menggalakkan usaha usaha dibidang studi masing masing dan juga memperjelas arti setiap peranan pemuda dalam kehidupan sosial politik dibangsa ini.
5. Yang dapat disimpulkan dari 1 Yohannes 3:16 yakni sebagai berikut :
a. Setiap umat Kristen harus bersyukur atas yang di Karuniakan Tuhan Yesus Kristus kepada setiap umat- Nya,
b. Setiap umat harus percaya akan ajaran agama
c. Setiap umat harus mengasihi antar umat.






